ImageSedih Banget! Dibuang Orang Tua, Kini Sakit & Kela...
Image

Sedih Banget! Dibuang Orang Tua, Kini Sakit & Kelaparan di Panti

Rp 295.702 terkumpul dari Rp 50.000.000
5 Donasi sudah berakhir

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

“Ada salah satu anak di panti yang dibuang karena buta, ada juga yang baru lahir ditinggal ayahnya. Donatur jarang datang ke panti, kami cuma bisa makan nasi pakai nasi polos. Adik bayi cuma bisa minum air gula..” ucap salah satu pengurus panti.

Dianggap sebagai aib keluarga, puluhan anak-anak dengan penyakit langka ‘dibuang’ kedua orang tuanya di Panti Asuhan Annisa karena berbagai alasan. Ada yang ditinggal karena buta, mukanya hancur karena sakit langka. Ada juga bayi yang dimasukkan dalam kardus dan diletakkan di tong sampah.

Seperti kisah Rika, Bocah berusia 11 tahun yang ‘dibuang’ karena dianggap sebagai aib oleh keluarganya. Rika lahir dengan kondisi kulitnya melepuh seperti bekas terkena luka bakar dan mata kanannya buta total. Kini ia hanya bisa melihat dengan mata kirinya yang mulai buram.

Saat beranjak remaja Rika pernah diasingkan di kandang ayam oleh kedua orang tuanya. Ia pernah berkali-kali kabur, hingga akhirnya bertemu salah satu pengurus panti yang membawanya tinggal bersama. Tak terbayang bagaimana nasibnya jika Panti Asuhan Annisa tak menerima Rika. 

Ada juga Raya dengan kondisi yang mirip seperti Rika. Rayya ditampung di panti ini setelah kehilangan ibu yang meninggal akibat ledakan gas. Hampir 90% wajahnya melepuh dan jari-jarinya tergabung karena luka bakar.

Kisah yang tak kalah memilukan datang dari seorang bayi bernama Muhammad. Ibunya mengantarkan bayi mungil itu ke panti sambil memohon untuk merawat anaknya. Ternyata, Muhammad ditelantarkan ayah saat lahir, sedangkan ibunya masih belia dan berasal dari keluarga dhuafa. 

Berkat bantuan donatur, puluhan anak yang ditampung di Panti Asuhan Annisa bisa tetap menyambung hidup mereka sampai sekarang. Tapi belakangan ini donatur semakin sepi. Karena tak punya donatur tetap, bantuan yang datang bisa dihitung jari.

Untuk makan mereka harus berhemat, bahkan anak-anak sering makan hanya dengan nasi polos tanpa lauk. Mirisnya, untuk bayi seperti Muhammad, panti sering kehabisan susu sampai terpaksa minum air gula.

“Saya khawatir panti gak bisa bertahan. Kalo biaya habis total dan gak ada donatur lagi, bisa-bisa panti ini ditutup permanen. Lalu bagaimana nasib anak-anak tak berdosa di panti ini..?” ucap pemilik panti.

Sahabat, uluran tangan kita sangat dinantikan anak-anak terlantar ini sebagai pengganti timangan ayah dan ibunya. Maukah kamu berbagi sedikit rezeki untuk memenuhi kebutuhan mereka?

Mari salurkan bantuan terbaikmu dengan cara:

1. Klik tombol "DONASI SEKARANG"

2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY/Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit

4. Dapat laporan via email

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

  • July, 24 2023

    Campaign is published

Orang Baik3 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.142
Orang Baik3 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.156
Usman salim bahajjad3 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 20.150
M noor dedy3 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 25.072
Orang Baik3 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.182

Doa-doa orang baik (1)

M noor dedy3 tahun yang lalu
Barakallah fii Kum
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Bagikan melalui:
✕ Close