
“Faizah sabar dulu ya nak. Eyang janji bulan depan antar Faizah ke dokter supaya matanya nggak perih lagi. Maafin Eyang sekarang cuma bisa tiupin mata Faizah kalau sakit” ucap Nenek Sunariyah.
***
Suka nggak tega kalau ketemu lansia yang masih kerja buat hidup, apalagi ditambah ngemong cucu yang ditelantarkan orang tuanya waktu sakit. Nenek Sunariyah cuma berjuang sendiri buat pengobatan Faizah, cucunya yang berusia 4 tahun.
Belum lama ini kornea mata Faizah rusak parah karena kena batu saat bermain dengan teman-temannya. Sejak itu matanya selalu perih sampai keluar nanah dan sensitif dengan cahaya yang terang, termasuk televisi.
Kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan buat Faizah nggak bisa melanjutkan pengobatan di dokter. Sampai sekarang mata kirinya masih perih, setiap keluar nanah cuma ditutup pakai tisu yang terselip di kacamatanya.
“Berkali-kali Faizah merengek, minta masuk sekolah. Tapi kalau dipaksakan, saya takut matanya malah makin gelap dan nggak bisa melihat lagi” ucap sang nenek.
Nenek Sunariyah jualan nasi jinggo sampai maghrib tapi hasilnya jarang banget bisa nutup modal jualan. Malahan sering nggak laku atau dibagi ke orang sekitar di perjalanan pulang. Padahal Faizah butuh cepat berobat, tapi sang nenek nggak bisa berbuat banyak.
Sahabat, masa depan Faizah masih panjang tetapi kesembuhan penyakit matanya terhalang biaya. Jangan biarkan ia buta permanen, bantu dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasi;
3. Pilih metode pembayaran GoPay atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;
4. Dapatkan laporan melalui email.
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, saudara-saudara juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.
![]()
Menanti doa-doa orang baik